BATAM — Perayaan Natal Oikumene Kota Batam 2025 berlangsung sukses dan tertib di Alun-Alun Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (29/12/2025) pukul 17.00 WIB. Ribuan umat Kristen dan Katolik dari berbagai denominasi gereja memenuhi area utama lapangan untuk mengikuti ibadah akbar tersebut.
Tahun ini, perayaan mengangkat tema:
“Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24)
yang menekankan peran keluarga sebagai pusat pembentukan iman, karakter, dan nilai kasih dalam masyarakat.
Dihadiri unsur pemerintah, ASN, TNI–Polri, dan pimpinan gereja
Acara dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan tokoh lintas institusi, antara lain:
- Amsakar Achmad – Wali Kota Batam sekaligus Ketua BP Batam
- Li Claudia Chandra – Wakil Wali Kota Batam
- perwakilan Forkompimda Kota Batam
- pejabat struktural Pemko Batam dan BP Batam
- perwakilan Kementerian Agama Kota Batam
- unsur ASN, TNI, dan Polri
- pimpinan sinode dan lembaga aras gereja Kristen dan Katolik
Perayaan ini melibatkan kurang lebih 12.000 peserta dari 470 gereja di seluruh Kota Batam.
Rangkaian acara: ibadah akbar, pujian, renungan, dan doa bagi bangsa
Acara dibuka dengan:
- lagu Indonesia Raya
- doa pembukaan
- laporan panitia
- sambutan dari pemerintah daerah dan pimpinan lembaga gereja
Ibadah dipimpin secara oikumene oleh para pendeta, pastor, dan hamba Tuhan lintas denominasi.
Khotbah Natal disampaikan oleh:
- Pdt. Yoseph Situmeang
Perayaan juga dimeriahkan dengan penampilan:
- paduan suara gabungan dari berbagai gereja
- tim vokal group dan tarian rohani
- persembahan pujian oleh artis rohani Yeshua Abraham
Selain ibadah, acara diisi:
- doa syafaat untuk keluarga-keluarga di Batam
- doa bagi bangsa Indonesia, pemerintah, serta aparat TNI–Polri
- doa untuk kedamaian dan kerukunan antarumat beragama
Ketua Panitia: bukti kuatnya kebersamaan lintas gereja
Ketua Umum Panitia Natal Oikumene Kota Batam 2025, Dr. Richard H. Pasaribu, B.Sc., M.Sc., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak.
“Acara ini dapat berjalan baik berkat sinergi gereja, pemerintah, dan masyarakat. Natal tahun ini mengingatkan kita bahwa Tuhan hadir untuk memulihkan keluarga dan menyatukan kita semua,” ujarnya.
Penutup penuh sukacita
Perayaan ditutup dengan:
- doa penutup
- puji-pujian bersama
- penampilan paduan suara besar
Jemaat meninggalkan lokasi dengan tertib setelah mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.
Natal Oikumene 2025 diharapkan menjadi momentum memperkuat persaudaraan lintas gereja serta meneguhkan komitmen membangun keluarga dan masyarakat yang rukun dan damai.

